Tampilkan postingan dengan label lansia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lansia. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Mei 2013

Menikmati Kehidupan Seks Sehat dan Bahgia dalam usia 60 keatas


Sex_pada_lansia.jpg
Masalah hubungan seks pada usia tua umumnya lebih menjadi persoalan pribadi. Banyak yang percaya bahwa persoalan hubungan ini menjadikannya sebagai diskusi dengan topic yang lebih terbuka. Mereka tidak merasa tabu seperti dulu untuk membicarakannya. Begitupun di pihak wanita yang merasa sudah ada persamaan di lingkungan masyarakat pada saat ini daripada. Mereka lebih bebas dan terbuka untuk berbicara tentang hubungan seksual mereka dan tidak menyembunyikannya seperti pada masa dulu.

Tidak ada alasan bagi Anda untuk berpikir bahwa Anda tidak akan dapat menikmati kehidupan seks yang sangat sehat dan bahagia setelah Anda mencapai usia 60 tahun. Menjaga kondisi dan kepercayaan diri Anda bahwa sekarang masih sehat adalah sangat penting, terlepas dari berapa usia Anda pada saat ini  Jika Anda sudah tidak menikmati seks pada usia 30 atau 40-an Anda perlu bertanya pada diri sendiri mengapa bisa terjadi demikian. Tentunya Anda harus menghadapi segala pendapat dan isu-isu dengan tegar sehingga Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dari hubungan tersebut.

Yang paling penting adalah Anda harus memiliki komitmen dengan pasangan Anda. Anda berdua harus komitmen agar bisa terus menikmati seks pada saat usia mencapai 60 tahun dan selanjutnya. Situasi akan menjadi sulit ketika salah satu dalam hubungan ini tidak bisa menikmatinya atau bahkan tidak mau melakukannya. Dengan mempertimbangkan untuk kesehatan masing-masing sebenarnya hubungan itu masih dimungkinkan.

Anda harus merasa yakin bahwa Anda mampu dan berkeinginan kuat untuk menikmati seks walau dalam usia lanjut sekalipun. Dengan cukup istirahat dan olahraga yang cukup akan sangat membantu dalam menjaga kebugaran. Bersama dengan pasangan Anda dalam menjaga kondisi akan memungkinkan Anda untuk lebih leluasa dalam berkomunikasi. Pada saat-saat seperti ini Anda bisa menunjukkan dan memamerkan bahwa keadaan kesehatan dan kehidupan seks Anda bisa lebih baik pada masa mendatang.

Jangan melupakan untuk mengkonsumsi makanan sehat dan bernutrisi dengan bailk dan benar. Kesempatan ini bisa menjadi moment yang baik untuk mencoba resep baru yang lebih baik dan menyehatkan bagi Anda. Memasak bersama pasangan akan sangat menyenangkan dan tentunya akan sangat membantu mengurangi kesibukan pasangan Anda. Untuk selanjutnya Anda pasti akan menyukai pekerjaan ini Dan akhirnya Anda berdua akan merasa cukup sehat untuk terus menikmati seks sebagaimana biasa walupun sudah lanjut usia.

Jika Anda tidak memiliki pasangan pada saat memasukkan usia 60 tahun, Anda harus bisa menerima kenyataan ini. Memang ada sebagian orang dari kelompok lanjut usia menjadi merasa terasing, rendah diri dan tertekan. Mereka tidak akan mau berhubungan seks dengan seseorang tanpa melalui jenjang pernikahan. Ada juga yang berpendapat sebagai perlindungan diri terhadap penyakit menular seksual, jketika seseorang harus berhubungan seks dengan pasangan baru.

Idealnya setiap orang harus check up paling sedikit ke dokter setiap tahun untuk menmpertahankan kebugaran. Cara ini sangat penting sebagai langkah awal agar dapat membantu mencegah masalah yang menyebabkan Anda tidak bisa menikmati seks. Jika Anda menjumpai masalah dalam hubungan seks sebelum saatnya check up, tentunya Anda harus menjadwal ulang masa check up Anda. Dokter tentunya akan dapat membantu Anda untuk mendapatkan kembali kehidupan seks Anda semula di mana Anda menemukan kepuasan sebagaimana biasa.

Tentunya ini memerlukan kesabaran yang tinggi  untuk mengatasi masalah-masalah yang dijumpai setiap waktu. Ada banyak factor yang mempengaruhi hubungan seks pada usia lanjut baik pria maupun wanita. Namun menyadari perubahan pada perilaku seksual Anda adalah penting. Anda harus bersedia untuk membicarakannya dengan pasangan Anda sehingga mereka tahu apa yang Anda butuhkan. Dan Anda pun bisa mengetahui apa yang ia butuhkan atau menjadi kendala bagi pasangan Anda. Sementara itu selama saat-saat Anda tidak bisa menikmati hubungan seks, Anda masih dapat menikmati hubungan keintiman lain yang bisa saling memuaskan satu sama lain. Ini akan membantu menjaga gairah hidup dan mendorong pasangan untuk mencari bantuan yang mereka butuhkan.

Apakah Anda bisa memastikan bahwa Anda bisa menikmati kehidupan seks yang sehat dan bahagia pada saat usia telah mencapai 60 tahun?. Tidak ada alasan bagi Anda untuk harus berhenti hanya karena usia lanjut. Tetaplah aktif secara fisik, tetap terhubung secara emosional, dan bahkan menjadi lebih social, karena semua itu akan membantu Anda untuk benar-benar mendapatkan sebagian besar dari kehidupan Anda termasuk kehidupan seksual. Seks adalah cara yang bagus untuk berbagi dengan orang lain dan Anda akan cenderung ingin terus melakukannya saat usia bertambah. Pastikan Anda mengambil tindakan sekarang untuk memastikan itu akan menjadi kemungkinan terbaik untuk Anda.

Kamis, 25 April 2013

Gangguan Pendengaran pada Lansia

Gangguan-pendengaran-pada-lansia
Setiap orang yang di karunia umur panjang, pasti akan mengalami masa yang disebut Lanjut Usia atau Lansia. Masa-masa menjelang lanjut usia akan dimuali dengan suatu proses penuaan.

Dalam proses penuaan seringkali dapat dikenali dan ditandai dengan menurunnya fungsi berbagai organ tubuh, salah satunya adalah fungsi pendengaran. Kira-kira 30-35% orang berusia antara 65-75 tahun akan mengalami gangguan pada pendengaran secara perlahan akibat proses penuaan yang disebut dengan istilah presbicusis. Akibat gangguan pendengaran ini, maka seringkali orang-orang yang berada disekitarnya harus berbicara dengan suara yang lebih lantang dan keras dengan para lansia. Namun ini tentunya bukan berarti semakin keras suara yang diucapkan menjadi terdengar lebih jelas dan baik bagi mereka, sebab ternyata suara yang terlalu keraspun akan terasa menyakitkan di telinga mereka.

Mengapa demikian?
Sekarang marti kita bahas secara singkat mengenai presbikusis dan penanganannya. Kesemuanya ini penting untuk diketahui karena presbikusis yang tidak diatasi dengan baik akan menjadi kendala utama bagi para lansia untuk berkomunikasi dengan orang-orang sekitarnya, Yang akan menimbulkan masalah sosial dan depresi yang dapat mengganggu kesehatan mereka.

Mengapa Lansia Mengalami Gangguan Pendengaran?
Faktor penyebab terjadinya presbikusis yang tepat hingga saat ini belum diketahui, tetapi secara umum dapat diketahui bahwa penyebabnya adalah bersifat multifaktorial. Bamyak dugaan bahwa timbulnya presbikusis berhubungan dengan faktor bawaan, pola makan, metabolisme, atheriosklerosis, diabetes melitus, infeksi, bising, gaya hidup, obat-obatan, dll. Presbikusis pada umumnya menyerang kedua telinga secara perlahan sehingga orang tersebut tidak segera menyadari adanya gangguan pendengaran yang terjadi pada dirinya.

Senin, 15 April 2013

Menapaki Lanjut Usia, Waspadai Pengerutan Masa Otot


Bagi sebagian besar orang, bertambahnya  usia disambut dan dirayakan dengan sukacita dalam bentuk pesta ulang tahun. Memanjatkan rasa syukurkepada sang Pencipta yang telah memberikan rahmat melalui pertambahan usia yang bisa menambah semangat si empunya.

Tentu saja kita boleh saja ber euforia dengan semua itu, namun jangan lupa bahwa kita harus tetap
waspada dengan kesehatan.Masalahnya adalah semakin bertambah usia  seseorang, maka kekuatan  dan ketahanan tubuh akan semakin menurun. Hal ini berhubungan dengan sarkopenia.

Sarkopenia adalah suatu kondisi berkurangnya massa otot yang akan mengakibatkan berkurangnya kekuatan otot. Otot yang ada di tubuh kita ini lama-lama bisa menciut, semakin kecil, dan kadang-kala digantikan denganpenimbunan lemak.

Jumat, 11 Januari 2013

Bahaya Tidur Mikro Saat Berkendara

Kecelakaan lalu lintas bisa menjadi  momok yang paling menakutkan. Setiap tahun, selalu saja jutaan pria, wanita dan anak-anak menderita karena meninggal dunia atau cacat permanen karena kecelakaan lalu lintas. Diperkirakan, setiap menit dua orang tewas karena kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia.
bahaya+tidur+mikro.jpg

Salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas adalah pengendara mengalami tertidur sesaat atau mengalami apa yang disebut tidur mikro (microsleep). Tidur mikro adalah episode tidur yang hanya berlangsung sepersekian detik sampai tiga puluh detik. (Kalau lebih dari 30 detik itu namanya tidur beneran).

Biarpun hanya sekejap, episode tidur itu sangat berbahaya jika terjadi dalam situasi yang menuntut kewaspadaan konstan, seperti mengemudi kendaraan bermotor atau menjalankan mesin berat.

Orang yang mengalami tidur mikro biasanya tidak menyadari telah tertidur atau kehilangan fokus sesaat. Ketika mengalami tidur mikro saat mengemudi mobil, misalnya, pengemudi merasa selalu mengendalikan mobilnya, dan kemudian tiba-tiba menyadari bahwa beberapa detik telah berlalu tanpa kesadaran. Dalam situasi tanpa kesadaran yang singkat itu, berbagai kecelakaan fatal dapat terjadi. Sebagai contoh, kecelakaan pesawat Air India di tahun 2010 lalu disebabkan sang pilot tertidur sehingga salah mengambil sudut ketika hendak mendarat. Kecelakaan itu menelan korban 158 jiwa. Tabrakan KA Argo Bromo dan Senja Utama di Pemalang yang menewaskan 36 orang pada tahun yang sama juga diduga disebabkan masinis KA Argo Bromo tertidur. Selain kedua contoh itu, tidak terhitung jumlah kecelakaan lalu lintas di jalan raya yang disebabkan pengemudi tertidur, terutama ketika melaju di jalan tol yang monoton atau di malam hari.

Minggu, 23 Desember 2012

Ini Rahasia Panjang Umur dan Selalu Sehat


Setiap orang tentu selalu ingin hidup sehat, panjang umur, bahkan jika memungkinkan tidak pernah diganggu penyakit? Semua ini sesungguhnya bukanlah hal yang mustahil dilakukan. Bahkan oleh mereka yang sehari-hari memiliki jadwal kesibukan yang sangat tinggi.
Yang diperlukan hanyalah komitmen untuk melakukan hal-hal berikut ini secara teratur dan menjadikannya bagian dari kehidupan kita. Apakah sajakah kesemuanya itu?
1. Sering-sering turun-naik tangga
Studi yang dilakukan University of Geneva menemukan, bahwa kebiasaan turun dan naik dengan menggunakan tangga dapat menurunkan risiko kematian pada usia muda akibat apa pun, hingga 15 persen. Selain itu, melakukan aktivitas ini secara teratur selama 12 minggu juga dapat meningkatkan kapasitas paru-paru, serta menurunkan tekanan darah, dan kadar kolesterol.
2. Banyak makan buah apel
Penelitian terbaru dari University of Hong Kong menemukan bahwa zat antioksidan pada apel, yaitu polifenol, dapat menjaga kesehatan sejalan dengan pertambahan usia serta memperpanjang hidup kita. Menurut peneliti, buah apel yang kaya antioksidan ini ampuh dalam melawan radikal bebas, yang selama ini berperan dalam menimbulkan berbagai penyakit. Sementara itu, studi lainnya menemukan bahwa wanita yang rutin makan apel memiliki risiko 13-22 persen lebih rendah terhadap serangan jantung dan stroke.

Selasa, 20 November 2012

Lanjut Usia

                Menjadi Lanjut Usia (Lansia) merupakan salah satu fase hidup yang akan dialami oleh setiap manusia, meskipun usia bertambah dengan diiringi penurunan fungsi organ tubuh tetapi bukan tidak mungkin Lansia dapat merasakan hidup sehat. Salah satu hal yang paling penting adalah merubah kebiasaan. Tidak hanya meninggalkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan, tetapi beberapa pola hidup sehat seperti olah raga dan menjaga pola makan memang harus dilaksanakan. Bahkan lebih baik lagi apabila kebiasaan hidup sehat dapat dilakukan sejak dini tanpa harus menunggu usia lanjut.
                Pengertian lansia adalah periode dimana organisme telah mencapai kemasakan dalam ukuran dan fungsi dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan waktu. Ada beberapa pendapat mengenai usia kemunduran´ yaitu ada yang menetapkan 60 tahun, 65 tahun dan 70 tahun. Badan kesehatan dunia (WHO) menetapkan 65 tahun sebagai usia yang menunjukkan proses menua yang berlangsung secara nyata dan seseorang telah disebut lanjut usia. Lansia banyak menghadapi berbagai masalah kesehatan yang perlu penanganan segera dan terintegrasi

                 Belum ada kesepakatan tentang batasan umur lanjut usia disebabkan terlalu banyak pendapat tentang batasan umur lanjut usia. Dibawah ini dikemukakan batasan umur lansia (Nugroho 1999:19).

                Menurut Organisasi Kesehatan Dunia Lanjut usia meliputi :

1) Usia pertengahan (middle age) adalah kelompok usia 45 – 59 tahun
2) Lanjut Usia (elderly) = antara 60 dan 74 tahun
3) Lanjut Usia Tua (old) = antara 75 dan 90 tahun
4) Usia sangat tua (very old) = diatas 90 tahun