Tampilkan postingan dengan label makanan sehat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label makanan sehat. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 November 2012

Diet Tepat Bagi Lansia



Santapan Para Lansia
Karena fisik lansia mulai mengalami kemunduran dan keterbatasan. Bagaimana memilih dan mengolah makanan yang baik bagi mereka? Adakah anggota keluarga Anda di rumah yang tergolong lanjut usia (lansia)? Apakah kondisinya cukup prima pada umurnya yang sudah lanjut itu? Banyak penyakit yang diderita lansia berkaitan erat dengan faktor makanan sehari-hari. Bisa jadi mereka menderita penyakit salah gizi (gizi kurang dan gizi lebih), diabetes mellitus, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, kanker, anemia, dan penyakit tulang.

Untuk mencegah dan menunda terjadi penyakit pada anggota keluarga 'senior' kita, makanan mereka perlu diperhatikan dan sedikit diatur. Suatu langkah yang tidak merepotkan asal tahu caranya.

Ahli Gizi dari Instalasi Gizi RS Dr Sardjito Retno Pangastuti mengatakan, menu untuk lansia sebetulnya tidak berbeda dengan menu untuk dewasa. Namun, karena pada lansia mulai ada kemunduran-kemunduran, keterbatasan-keterbatasan, maka biasanya kita harus memperhatikan cara pengolahan makanan. Misalnya, karena ada gangguan di gigi geligi otomatis makanan harus empuk, renyah, jangan liat. "Daging sapi sebaiknya dicincang, daging ayam disuwir," kata Retno.

Indera pengecap melemah
Kondisi kesehatan lansia biasanya berbeda. Terkadang ada pantangan makanan atau minuman tertentu. Ini biasanya dilihat dari hasil laboratorium yang menunjukkan olesterolnya tinggi, asam urat tinggi, mulai gangguan ginjal, dan hipertensi. Kondisi khusus seperti itu, pada orang dewasa umum sekalipun harus menjalani perlakuan diet yang sama. Dari berbagai kasus tersebut, Retno yang juga ahli gizi di Happy Land Medical Centre ini menyebut, kasus hipertensilah yang banyak terjadi pada lansia.

Selasa, 06 November 2012

Buah Ara Ampuh Cegah Hipertensi

Buah ara atau yang dikenal sebagai 'figs' dalam bahasa Inggris, 'figue' dalam bahasa Perancis memang belum terlalu popular di Tanah Air. Bagi orang Indonesia, umat kristiani memang mengenalnya dengan buah ara, sedangkan umat muslim mengenalnya dengan buah tin.

Buah yang dengan rasa yang manis ini ternyata kaya akan nutrisi dan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Meski musiman, buah ini banyak tersedia dalam bentuk yang dikeringkan. Rasanya juga akan lebih manis dalam bentuk kering dan bernutrisi karena mengandung vitamin A, B, and mineral seperti fosfor, zat besi, kalsium, dan mangan.

Inilah adalah beberapa manfaat buah ara yang mungkin belum diketahui oleh Anda:

a. Pektin, serat larut ini bisa ditemukan dalam buah ara yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Serat larut ini juga membantu membersihkan kolesterol yang terakumulasi dalam tubuh.

b. Hipertensi bisa timbul jika kadar kalium natrium terlalu tinggi dan kaliumnya rendah dalam tubuh. Buah Ara rendah sodium dan tinggi kalium sehingga ampuh cegah hipertensi.

Sabtu, 03 November 2012

Menjadi Seorang Penikmat Sehat

Menjadi penikmat sehat mengharuskan Anda untuk mepunyai pengetahuan dan ketelitian tentang apa saja yang dimaksud dengan makanan sehat yang sebenarnya. Pandai dalam menilai  makanan dengan mempelajari dan menghitung jumlah kandungan lemak, dengan memeriksa labelnya kemudian menghitung jumlah kalori yang dikandungnya.

Pengertian Makan sehat adalah makan denga memperhatikan kebutuhan kalori, vitamin serta nutrisi yang  seimbang dan menyehatkan, yang terdiri dari beberapa jenis makanan sehat setidaknya tiga kali sehari. Penikmat sehat dapat memakan berbagai jenis makanan, tidak membatasi diri untuk satu jenis makanan atau kelompok makanan tertentu.

Makan sehat membutuhkan sedikit toleransi. mungkin saja sekali waktu Anda makan terlalu banyak atau bahkan kadang-kadang tidak cukup, dalam mengkonsumsi makanan yang bernutrisi. Namun bagaimanapun juga lebih atau kurang, Anda harus selalu mensuplai bahan bakar untuk tubuh dan otak Anda secara teratur dengan makanan yang cukup untuk menjaga agar pikiran dan tubuh Anda tetap kuat dan perkasa.

Selasa, 30 Oktober 2012

Awet Muda - ala Jepang

Negeri Matahari Terbit melebihi semua negara-negara lain berkaitan dengan keadaan para lansia. Sekitar 22% dari populasi di Jepang adalah para lansia berusia 65 tahun bahkan lebih. Telah diperkirakan bahwa pada tahun 2020, rasio orang tua terhadap anak-anak akan menjadi sekitar 3 berbanding 1. Pada kenyataannya orang Jepang adalah, orang yang paling lama tinggal di planet ini. Dengan syarat bahwa, Para orang tua harus telah menyediakan "pancaran kemudaan" di halaman belakang rumah mereka. Atau mungkin di meja makan itu sendiri.

Makanan sehat

Meskipun gaya hidup kompetitif yang mereka miliki, mereka masih berada di antara orang yang paling sehat di dunia, karena setelah kerja keras adalah makanan sehat. Hal ini telah lama dikenal bahwa makanan Jepang adalah salah satu yang paling sehat di antara diet regional. Makanan yang di makan orang Jepang adalah termasuk jenis makanan sehari-hari untuk tetap langsing, sehat, dan terlihat seperti awet muda, sejalan dengan gaya hidup.

Orang Jepang memrasakan kenikmatan makan makanan bergizi dan memuaskan tanpa rasa khawatir mendapatkan lemak berlebih, dan akan tampak tua. Setiap hari mereka makan setidaknya tujuh porsi sayuran, termasuk ubi jalar, sayuran hijau, rumput laut, bawang, dan tauge, setidaknya dua porsi buah anti-oksidan yang kaya nutrisi, dan dua atau lebih porsi makanan dari kacang-kacangan. Orang Jepang juga minum beberapa cangkir minum teh setiap hari. Mereka makan satu porsi ikan, dikonsumsi hingga lebih dari 150 kilogram dalam setahun. Siapa yang akan terlihat tua dengan jenis makanan seperti ini?